BUKU PAKET ERLANGGA
IRNANINGTYAS
SOAL UJI KOMPETENSI
PAKET BIOLOGI BAB 1
SMA/MA KELAS XI
1.
Pernyataan yang tidak sesuai dengan teori sel, yaitu .
. . .
A.
Sel berasal dari sel sebelumnya
B.
Sel-sel membentuk suatu kesatuan individu
C.
Pertumbuhan inti sel penyebab pertumbuhan organisme
D.
Sel merupakan unit struktural terkecil makhluk hidup
E.
Sel merupakan unit hereditas yang mewariskan sifat
genetic
2.
Sel yang pertama kali diamati Robert Hooke, di ambil
dari . . . .
A.
Bawang merah
B.
Daun Elodea
C.
Daun Rhoeo discolor
D.
Gabus tumbuhan
E.
Batang jagung
3.
Karbohidrat yang teermasuk golongan monosakarida,
antara lain . . . .
A.
Kolesterol
B.
Selobiosa dan Fruktosa
C.
Kitin dan Gliseraldehid
D.
Glukosa dan Galaktosa
E.
Selulosa dan glikogen
4.
Gangguan aterosklerosis terjadi jika di darah
mengandung kelebihan. . . .
A.
Kolesterol
B.
Glukosa
C.
Protein
D.
Glikogen
E.
Fosfolipid
5.
Basa nitrogen yang tidak di miliki DNA, yaitu . . . .
A.
Timin
B.
Urasil
C.
Sitosin
D.
Guanin
E.
Adenin
Pernyataan
nomor 6 – 10 menggunakan gambar sel hewan berikut:
6.
Proses pembentukan lisosom, melibatkan organel pada
nomor . . . .
A.
1 dan 9
B.
2 dan 8
C.
5 dan 6
D.
7 dan 9
E.
8 dan 13
7.
Bagian sel yang menyimpan informasi genetik, yaitu . .
. .
A.
1
B.
2
C.
3
D.
4
E.
5
8.
Organel nomor 13, berfungsi dalam proses . . . .
A.
sintesis protein
B.
respirasi sel
C.
pencernaan intraseluler
D.
produksi enzim katalase
E.
pembelahan sel
9.
Respirasi sel terjadi pada nomor . . . .
A.
2
B.
5
C.
6
D.
8
E.
9
10.
Organel yang tidak terdapat pada gambar sel hewan
tersebut, adalah . . . .
A.
Sentriol
B.
Plastida
C.
Vakuola
D.
inti sel
E.
reticulum endoplasma
11.
Organel sel semiotonom yang memiliki DNA DAN RIBOSOM
adalah…
A.
vakuola dan kloroplas
B.
kloroplas dan mitokondria
C.
peroksisom dan glioksisom
D.
mitokondria dan reticulum endoplasma
E.
nucleus dan ribosom
12.
Manakah pernyataan berikut yang tidak benar?
A.
peroksisom hanya terdapat pada sel hati dan ginjal
B.
peroksisom menghasilkan enzim katalase dan oksidatif
C.
enzim katalase mengubah hydrogen peroksida (H2O2)
menjadi air dan oksigen
D.
sel tumbuhan tidak memiliki
peroksisom
E.
peroksisom dapat memperbanyak jumlahnya melalui
pembelahan
13.
Organel sel yang berfungsi untuk mengatur tekanan
osmosis adalah….
A.
vakuola makanan
B.
vakuola kontraktil
C.
inti sel
D.
badan golgi
E.
retikulum endoplasma
14.
Perhatikan
gambar berikut.
Matriks
yang mengandung enzim dan DNA, ditunjukkan oleh nomor……
A.
1
B.
2
C.
3
D.
4
E.
1 dan 4
15.
Perhatikan
gambar berikut
Tilakoid
ditunjukkan oleh nomor…….
A.
1
B.
2
C.
3
D.
4
E.
5
16.
Perhatikan gambar berikut,
Manakah
pernyataan yang benar tentang sitoskeleton pada gambar?
A. Mikrofilamen
yang tersusun dari rantai ganda subunit protein aktin.
B. Mikrotubula yang terbentuk
dari protein globular tubulin.
C. Filamen intermediate yang tersusun dari submit protein
keratin.
D. Mikrotubula untuk kontraksi otot.
E. Mikrofilamen yang berfungsi untuk menyongkong dan
memberi bentuk sel.
17. Transpor
zat yang dilakukan oleh sel berikut, disebut…
A. Difusi
B. Osmosis
C. Pinositosis
D. Fagositosis
E. Kontranspor
18.
Apabila sel hewan berada pada lingkungan yang
hipertonik, sel menjadi…
A.
Krenasi
B.
Lisisi
C.
Plasmolisis
D.
Turgit
E.
Normal
19.
Pernyataan tentang transport melewati membrane plasma:
1.
Melawan gradient konsentrasi.
2.
Tidak membutuhkan energi.
3.
Partikel bergerak dari konsentrasi tinggi ke
konsentrasi yang lebih rendah.
4.
Melewati selaput semi permeable.
5.
Molekul air bergerak dari hipotonik ke hipertonik.
6.
Pernyataan yang menggambarkan proses osmosis adalah
pernytaan nomer...
A.
1,2, dan 3
B.
1,4, dan 5
C.
2,3, dan 4
D.
2,4, dan 5
E.
3,4, dan 5
20.
Salah satu jenis transpor aktif melalui membran, kecuali…
A.
Pompa ion K+ dengan ion Na+
B.
Kontraspor sukrosa dengan ion H+
C.
Eksositosis
D.
Endositosis
E.
Osmosis
PEMBAHASAN
1. C. Pertumbuhan inti sel penyebab pertumbuhan organism
Pembahasan :
Sel merupakan unit pertumbuhan, sehingga sel berasal dari sel sebelumnya, Teori ini diajukan oleh Rudolf Virchoff (Sehingga Pilihan A sesuai dengan teori sel) Kumpulan sel akan membentuk jaringan. Kumpulan jaringan akan membentuk organ, serta kumpulan organ akan membentuk sistem organ, sistem organ akan membentuk individu. Organisasi kehidupan pad atingkat individu sendiri ada yang uniseluler dan multiseluler Jadi sangat jelas bahwa sel akan membentuk suatu kesatuan individu individu (Sehingga pilihan B sesuai dengan teori sel) Sel adalah unit struktural terkecil pada makhluk hidup. Sel terdiri dari molekul molekul serta organel yang bersatu membentuk sel. Walaupun molekul membentuk sel, secara struktural sel adalah unit terkecil penyusun makhluk hidup (Sehingga pilihan D sesuai dengan teori sel) Salahs atu fungsi sel adalah mewariskan sifat dari satu generasi ke generasi lainnya. Sehingga sel merupakan suatu kesatuan hereditas. (Sehingga pilihan E sesuai dengan teori sel) Satu-satunya pilihan diatas yang tidak benar adalah pilihan C yang mengatakan bahwa pertumbuhan inti sel penyebab pertumbuhan organisme karena pertumbuhan organisme bukan disebabkan pertumbuhan inti sel tertapi akibat pertambahan jumlah dan ukuran sel- sel yang menyusun makhluk hidup. (Sehingga pilihan C tidak sesuai dengan teori sel)
2. D. Gabus tumbuhan
Pembahasan :
Sel pertama yang diteliti oleh Robert Hooke diambil dari sel gabus batang tumbuhan Quercus Suber yang telah mati dengan mikroskop ditahun 1665. Ia menyebutnya cellulae atau sel karena ada kemiripan dengan kamar sel di penjara, dimana bentuknya ada ruang-ruang kosong yang dibatasi dinding tebal. Ia memaparkannya di bukunya yang berjudul Micrographia yang terbit di tahun yang sama.
3. D. glukosa dan galaktosa
Pembahasan:
Monosakarida adalah senyawa karbohidrat dalam bentuk gula yang paling sederhana. Beberapa monosakarida mempunyai rasa manis. Sifat umum dari monosakarida adalah larut air, tidak berwarna, dan berbentuk padat kristal. Contoh dari monosakarida adalah glukosa (dekstrosa), fruktosa (levulosa), galaktosa, xilosa dan ribosa. Monosakarida merupakan senyawa pembentuk disakarida (seperti sukrosa) dan polisakarida (seperti selulosa dan amilum).
4. A. kolestrol
Pembahasan:
Kelebihan kolesterol di dalam darah (disebut hiperkolesterolemia) akan menyebabkan pengerasan dan penyumbatan pembuluh darah yang lazim disebut aterosklerosis. Penyumbatan pembuluh darah menyebabkan aliran darah tidak lancar dan jaringan yang menjadi tujuan aliran darah tersebut kekurangan oksigen. Jika pembuluh darah yang tersumbat adalah pembuluh darah ke otak, maka dapat terjadi stroke. Jika yang tersumbat adalah pembuluh darah menuju jantung dapat terjadi penyakit jantung koroner atau serangan jantung yang dapat membawa kematian. Jadi kolesterol yang terlalu tinggi di dalam darah dapat menyebabkan stroke atau penyakit jantung.
5. B. urasil
Pembahasan:
Hanya ada 4 kemungkinan basa yang terdapat pada tiap satu nukloetida DNA, yaitu adenine (A), guanine (G), thymine (T), atau cytosine (C). Variasi urutan dari keempat basa-basa tersebut membentuk suatu kode genetik pada sel.
Sesuai uraian di atas maka basa nitrogen yang dimilki oleh DNA adalah adenine, guanine, thymine, dan cytosine. Sedangkan basa nitrogen yang tidak dimilki DNA yaitu basa nitrogen Urasil (U), basa nitrogen ini hanya dimilki oleh RNA.
6. C. 5 dan 6
Pembahasan:
Lisosom dibentuk oleh RE(secara langsung) dan badan golgi. lisosom ini berbentuk saku bulat(sferis) terbungkus oleh membran tunggal , mengandung enzim hidrolitik yang disebut lisozim.
7. A. 1
Pembahasan:
Bagian sel yang menyimpan informasi genetika yaitu Inti Sel (nucleus). Inti sel (Nukleus) adalah salah satu dari tiga bagian utama sel. Nukleus merupakan organel yang ditemukan hampir pada semua organisme eukariotik. Inti sel mengandung beberapa materi genetik seperti DNA, Kromosom dan protein.
8. E. pembelahan sel
Pembahasan:
Sentrosom merupakan organel yang terdiri dari dua sentriol dan diliputi sitoplasma yang disebut sentrosfer. Sentrosom berfungsi untuk mengatur gerakan kromosom dalam proses pembelahan sel.
9. E. 9
Pembahsan
Mitokondria merupakan organel yang berbentuk batang, bulat, atau oval. Pada mitokondria terdapat dua lapis membran yang terpisah. Struktur membran luar mitokondria mirip dengan membran plasma.
Di dalam matriks terdapat ribosom, DNA, RNA, dan berbagai jenis enzim yang mengendalikan tahap-tahap reaksi respirasi sel. Mitokondria berfungsi sebagai tempat berlangsungnya dekarboksilasi oksidatif, siklus Krebs, dan transfer elektron yang merupakan bagian dari reaksi respirasi.
10. B. plastisida
Pembahasan:
Plastid adalah salah satu organel pada sel-sel (tumbuhan dan alga). Organel ini paling dikenal dalam bentuknya yang paling umum, kloroplas, sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. organ plastida merupakan organ yang hanya dimiliki tumbuhan saja. merupakan organel dengan membran ganda, sehingga ada membran luar dan membran dalam.
11. B. kloroplas dan mitokondria
Pembahasan :
• Vakuola adalah organel berbentuk vesikula besar yang berisi cairan dan diselubungi membran tunggal. Vakuola yang berukuran besar dapat terbentuk karena penggabungan vakuola-vakuola kecil dan retikulum endoplasma (RE) maupun badan golgi.
• Kloroplas merupakan plastida berbentuk seperti lensa, berukuran 2 µm x 5 µm dan mengandung pigmen hijau (klorofil). Kloroplas merupakan organel semiotonom karena memiliki DNA dan ribosom.
• Mitokondria merupakan organel berbentuk silinder dengan panjang 1-10 µm, dan diselubungi dua membrane. Membrane dalam membentuk dua ruangan internal mitokondria, yaitu ruangan sempit intermembran serta ruangan matriks yang berisi enzim respirasi sel, ribosom, DNA, dan RNA.
• Peroksisom merupakan organel yang menyerupai kantong berbentuk agak bulat, mengandung butiran kristal, dan diselubungi membran tunggal
• Glioksisom adlah sejenis peroksisom yang ditemukan pada jaringan penyimpan lemak dari biji tumbuhan, untuk menghasilkan enzim yang dapat mengubah asam lemak menjadi gula.
• Retikulum Endoplasma merupakan membrane berbentuk labirin yang berhubungan dengan selubung inti sel.
• Nukleus merupakan organel terbesar dan bagian yang paling penting dari sebuah sel. Nuckleus berbentuk bulat atau oval yang biasanya terletak di tengah sel. Di dalam nucleus terdapat nukleoplasma (matriks), nukleolus (anak inti), dan membrane inti (selaput inti).
• Ribosom merupakan struktur unit gabungan protein dengan RNA-ribosom (RNA-r) yang disintesis oleh nukleolus.
12. D. sel tumbuhan tidak memiliki peroksisom
Pembahasan :
• Peroksisom mengandung enzim oksidase dan enzim katalase. Enzim oksidase berfungsi memindahkan hidrogen dari suatu substrat agar dapat bereaksi dengan oksigen dan menghasilkan hidrogen peroksida (H2O2) sebagai produk sampingan. Oleh karena itu, organel tersebut dinamakan peroksisom. Hidrogen peroksida yang terbentuk bersifat racun, tetapi akan di ubah oleh enzim katalase yang juga dihasilkan oleh peroksisom menjadi air dan oksigen. Pada hewan, peroksisom banyak di temukan di dalam sel hati dan ginjal. Pada tumbuhan, peroksisom dapat ditemukan di kloroplas dan mitokondria pada sel-sel daun.
13. B. vakuola kontraktil
Pembahasan :
Vakuola kontraktil berfungsi sebagai osmoregulator yaitu pengatur atau tekanan nilai osmotik sel atau ekskresi.
14. D. 4
PEMBAHASAN :
15. A. 1
PEMBAHASAN :
16. B. Mikrotubula yang terbentuk dari protein globular tubulin.
Pembahasan :
Sitoskeleton merupakan kerangka sel yang kuat dan lentur, berupa jalinan serabut yang tersebar di seluruh sitoplasma. Sitoskeleton berfungsi untuk menyokong dan mempertahankan bentuk sel, serta berperan sebagai tempat tertambatnya beberapa organel sel.
a. Mikrotubulus
Mikrotubulus berbentuk seperti batang lurus yang berongga, dengan diameter 25 nm dan panjang 200 nm – 25 µm. Mikrotubulus terbentuk dari protein globular tubulin.
Fungsi mikrotubulus, antara lain :
Memberi bentuk sel
Sebagai jalur pergerakan organel yang memiliki molekul motor, misalnya vesikula sekretori dari aparatus golgi bergerak ke membran plasma
Berperan terhadap pemisahan kromosom kearah kutub yang berlawanan saat pembelahan sel
b. Mikrofilamen (filamen aktin)
Mikrofilamen atau filamen aktin berbentuk padat dengan diameter 7 nm, yang terdiri atas rantai ganda dari subunit aktin yang terlilit. Aktin merupakan suatu protein globular.
Fungsi mikrofilamen, yaitu :
Bergabung dengan protein lain membentuk jalinan tiga dimensi yang menyokong bentuk sel
Membentuk alur pembelahan sel
Menyebabkan lapisan sitoplasma luar memiliki kekentalan semipadat (gel)
c. Filamen intermediet (filamen antara)
Filamen intermediet adalah serabut protein dengan diameter 8-12 nm yang menggulung seperti kabel dan lebih tebal dari mikrofilamen. Filamen intermediet tersusun dari subunit protein yang disebut keratin, dan bersifat lebih permanen.
Fungsi filamen intermediet, yaitu :
Memperkuat bentuk sel
Menjaga kestabilan posisi organel tertentu
Tempat bertautnya nukleus.
17. C. Pinositosis
PEMBAHASAN :
• Difusi adalah proses pergerakan partikel, molekul, ion, gas, atau cairan dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah hingga tercapai suatu keseimbangan.
• Osmosis adalah proses bergeraknya molekul pelarut (air) dari larutan dengan konsentrasi rendah (hipotonik) ke larutan dengan konsentrasi yang lebih tinggi (hipertonik) melalui selaput selektif permeabel.
• Pinotosis terjadi saat fluida ekstraseluler masuk kedalam lipatan membran plasma yang membentuk vesikula kecil.
• Fagositosis terjadi saat sel menelan partikel padat (makanan) dengan pseudopodia, selanjutnya partikel dibungkus didalam kantong membran yang besar (vakuola)
• Kotransporadalah transpor aktif dari zat tertentu yang dapat menginisiasi transpor zat terlarut lainnya. Dilakukan oleh 2 protein transpor dengan ATP.
18. A. Krenasi
Pembahasan :
• Krenasi terjadi jika sel hewan berbeda pada larutan hipertonik (larutan pekat), maka air didalam sel akan keluar dari dalam sel, sehingga sel mengkerut.
• Lisis terjadi jika sel hewan berbeda pada larutan hipotonik, maka air dari luar sel akan masuk kedalam sel yang mengakibatkan sel membengkak bahkan pecah.
• Plasmolisis terjadi pada sel tumbuhan, alga, dan jamur yang memiliki dinding sel. Jika berada pada larutan yang hipertonik, air didalam sel keluar, sehingga sel mengkerut dan membran plasma akan tertarik menjauhi dinding sel.
• Turhid terjadi jika sel tumbuhan berada pada larutan yang hipotonik, maka kecenderungan air masuk kedalam sel akan diimbangi oleh dinding sel, sehingga sel akan membesar pada batas normal.
• Normal terjadi pada sel hewan yang tidak memiliki dinding sel. Jika berada pada larutan yang isotonik, volume sel hewan akan stabil
19. D. 2,4, dan 5
PEMBAHASAN :
• osmosis adalah proses bergeraknya molekul pelarut (air) dari larutan dengan konsentrasi rendah (hipotonik) ke larutan dengan konsentrasi yang lebih tinggi ( hipertonik) melalui selaput selektif permeabel.
20. E. Osmosis
Pembahasan :
• transpor aktif adalah transpor zat melalui membran yang melawan gradien konsentrasi (dari konsentrasi rendah ke yang lebih tinggi), sehingga memerlukan energi. Energi yang diperlukan berupa ATP (adenosin trifosfat). Transpor aktif meliputi pompa air, kontranspor, dan endositosis-eksositosis
PEMBAHASAN
1. C. Pertumbuhan inti sel penyebab pertumbuhan organism
Pembahasan :
Sel merupakan unit pertumbuhan, sehingga sel berasal dari sel sebelumnya, Teori ini diajukan oleh Rudolf Virchoff (Sehingga Pilihan A sesuai dengan teori sel) Kumpulan sel akan membentuk jaringan. Kumpulan jaringan akan membentuk organ, serta kumpulan organ akan membentuk sistem organ, sistem organ akan membentuk individu. Organisasi kehidupan pad atingkat individu sendiri ada yang uniseluler dan multiseluler Jadi sangat jelas bahwa sel akan membentuk suatu kesatuan individu individu (Sehingga pilihan B sesuai dengan teori sel) Sel adalah unit struktural terkecil pada makhluk hidup. Sel terdiri dari molekul molekul serta organel yang bersatu membentuk sel. Walaupun molekul membentuk sel, secara struktural sel adalah unit terkecil penyusun makhluk hidup (Sehingga pilihan D sesuai dengan teori sel) Salahs atu fungsi sel adalah mewariskan sifat dari satu generasi ke generasi lainnya. Sehingga sel merupakan suatu kesatuan hereditas. (Sehingga pilihan E sesuai dengan teori sel) Satu-satunya pilihan diatas yang tidak benar adalah pilihan C yang mengatakan bahwa pertumbuhan inti sel penyebab pertumbuhan organisme karena pertumbuhan organisme bukan disebabkan pertumbuhan inti sel tertapi akibat pertambahan jumlah dan ukuran sel- sel yang menyusun makhluk hidup. (Sehingga pilihan C tidak sesuai dengan teori sel)
2. D. Gabus tumbuhan
Pembahasan :
Sel pertama yang diteliti oleh Robert Hooke diambil dari sel gabus batang tumbuhan Quercus Suber yang telah mati dengan mikroskop ditahun 1665. Ia menyebutnya cellulae atau sel karena ada kemiripan dengan kamar sel di penjara, dimana bentuknya ada ruang-ruang kosong yang dibatasi dinding tebal. Ia memaparkannya di bukunya yang berjudul Micrographia yang terbit di tahun yang sama.
3. D. glukosa dan galaktosa
Pembahasan:
Monosakarida adalah senyawa karbohidrat dalam bentuk gula yang paling sederhana. Beberapa monosakarida mempunyai rasa manis. Sifat umum dari monosakarida adalah larut air, tidak berwarna, dan berbentuk padat kristal. Contoh dari monosakarida adalah glukosa (dekstrosa), fruktosa (levulosa), galaktosa, xilosa dan ribosa. Monosakarida merupakan senyawa pembentuk disakarida (seperti sukrosa) dan polisakarida (seperti selulosa dan amilum).
4. A. kolestrol
Pembahasan:
Kelebihan kolesterol di dalam darah (disebut hiperkolesterolemia) akan menyebabkan pengerasan dan penyumbatan pembuluh darah yang lazim disebut aterosklerosis. Penyumbatan pembuluh darah menyebabkan aliran darah tidak lancar dan jaringan yang menjadi tujuan aliran darah tersebut kekurangan oksigen. Jika pembuluh darah yang tersumbat adalah pembuluh darah ke otak, maka dapat terjadi stroke. Jika yang tersumbat adalah pembuluh darah menuju jantung dapat terjadi penyakit jantung koroner atau serangan jantung yang dapat membawa kematian. Jadi kolesterol yang terlalu tinggi di dalam darah dapat menyebabkan stroke atau penyakit jantung.
5. B. urasil
Pembahasan:
Hanya ada 4 kemungkinan basa yang terdapat pada tiap satu nukloetida DNA, yaitu adenine (A), guanine (G), thymine (T), atau cytosine (C). Variasi urutan dari keempat basa-basa tersebut membentuk suatu kode genetik pada sel.
Sesuai uraian di atas maka basa nitrogen yang dimilki oleh DNA adalah adenine, guanine, thymine, dan cytosine. Sedangkan basa nitrogen yang tidak dimilki DNA yaitu basa nitrogen Urasil (U), basa nitrogen ini hanya dimilki oleh RNA.
6. C. 5 dan 6
Pembahasan:
Lisosom dibentuk oleh RE(secara langsung) dan badan golgi. lisosom ini berbentuk saku bulat(sferis) terbungkus oleh membran tunggal , mengandung enzim hidrolitik yang disebut lisozim.
7. A. 1
Pembahasan:
Bagian sel yang menyimpan informasi genetika yaitu Inti Sel (nucleus). Inti sel (Nukleus) adalah salah satu dari tiga bagian utama sel. Nukleus merupakan organel yang ditemukan hampir pada semua organisme eukariotik. Inti sel mengandung beberapa materi genetik seperti DNA, Kromosom dan protein.
8. E. pembelahan sel
Pembahasan:
Sentrosom merupakan organel yang terdiri dari dua sentriol dan diliputi sitoplasma yang disebut sentrosfer. Sentrosom berfungsi untuk mengatur gerakan kromosom dalam proses pembelahan sel.
9. E. 9
Pembahsan
Mitokondria merupakan organel yang berbentuk batang, bulat, atau oval. Pada mitokondria terdapat dua lapis membran yang terpisah. Struktur membran luar mitokondria mirip dengan membran plasma.
Di dalam matriks terdapat ribosom, DNA, RNA, dan berbagai jenis enzim yang mengendalikan tahap-tahap reaksi respirasi sel. Mitokondria berfungsi sebagai tempat berlangsungnya dekarboksilasi oksidatif, siklus Krebs, dan transfer elektron yang merupakan bagian dari reaksi respirasi.
10. B. plastisida
Pembahasan:
Plastid adalah salah satu organel pada sel-sel (tumbuhan dan alga). Organel ini paling dikenal dalam bentuknya yang paling umum, kloroplas, sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. organ plastida merupakan organ yang hanya dimiliki tumbuhan saja. merupakan organel dengan membran ganda, sehingga ada membran luar dan membran dalam.
11. B. kloroplas dan mitokondria
Pembahasan :
• Vakuola adalah organel berbentuk vesikula besar yang berisi cairan dan diselubungi membran tunggal. Vakuola yang berukuran besar dapat terbentuk karena penggabungan vakuola-vakuola kecil dan retikulum endoplasma (RE) maupun badan golgi.
• Kloroplas merupakan plastida berbentuk seperti lensa, berukuran 2 µm x 5 µm dan mengandung pigmen hijau (klorofil). Kloroplas merupakan organel semiotonom karena memiliki DNA dan ribosom.
• Mitokondria merupakan organel berbentuk silinder dengan panjang 1-10 µm, dan diselubungi dua membrane. Membrane dalam membentuk dua ruangan internal mitokondria, yaitu ruangan sempit intermembran serta ruangan matriks yang berisi enzim respirasi sel, ribosom, DNA, dan RNA.
• Peroksisom merupakan organel yang menyerupai kantong berbentuk agak bulat, mengandung butiran kristal, dan diselubungi membran tunggal
• Glioksisom adlah sejenis peroksisom yang ditemukan pada jaringan penyimpan lemak dari biji tumbuhan, untuk menghasilkan enzim yang dapat mengubah asam lemak menjadi gula.
• Retikulum Endoplasma merupakan membrane berbentuk labirin yang berhubungan dengan selubung inti sel.
• Nukleus merupakan organel terbesar dan bagian yang paling penting dari sebuah sel. Nuckleus berbentuk bulat atau oval yang biasanya terletak di tengah sel. Di dalam nucleus terdapat nukleoplasma (matriks), nukleolus (anak inti), dan membrane inti (selaput inti).
• Ribosom merupakan struktur unit gabungan protein dengan RNA-ribosom (RNA-r) yang disintesis oleh nukleolus.
12. D. sel tumbuhan tidak memiliki peroksisom
Pembahasan :
• Peroksisom mengandung enzim oksidase dan enzim katalase. Enzim oksidase berfungsi memindahkan hidrogen dari suatu substrat agar dapat bereaksi dengan oksigen dan menghasilkan hidrogen peroksida (H2O2) sebagai produk sampingan. Oleh karena itu, organel tersebut dinamakan peroksisom. Hidrogen peroksida yang terbentuk bersifat racun, tetapi akan di ubah oleh enzim katalase yang juga dihasilkan oleh peroksisom menjadi air dan oksigen. Pada hewan, peroksisom banyak di temukan di dalam sel hati dan ginjal. Pada tumbuhan, peroksisom dapat ditemukan di kloroplas dan mitokondria pada sel-sel daun.
13. B. vakuola kontraktil
Pembahasan :
Vakuola kontraktil berfungsi sebagai osmoregulator yaitu pengatur atau tekanan nilai osmotik sel atau ekskresi.
14. D. 4
PEMBAHASAN :
15. A. 1
PEMBAHASAN :
16. B. Mikrotubula yang terbentuk dari protein globular tubulin.
Pembahasan :
Sitoskeleton merupakan kerangka sel yang kuat dan lentur, berupa jalinan serabut yang tersebar di seluruh sitoplasma. Sitoskeleton berfungsi untuk menyokong dan mempertahankan bentuk sel, serta berperan sebagai tempat tertambatnya beberapa organel sel.
a. Mikrotubulus
Mikrotubulus berbentuk seperti batang lurus yang berongga, dengan diameter 25 nm dan panjang 200 nm – 25 µm. Mikrotubulus terbentuk dari protein globular tubulin.
Fungsi mikrotubulus, antara lain :
Memberi bentuk sel
Sebagai jalur pergerakan organel yang memiliki molekul motor, misalnya vesikula sekretori dari aparatus golgi bergerak ke membran plasma
Berperan terhadap pemisahan kromosom kearah kutub yang berlawanan saat pembelahan sel
b. Mikrofilamen (filamen aktin)
Mikrofilamen atau filamen aktin berbentuk padat dengan diameter 7 nm, yang terdiri atas rantai ganda dari subunit aktin yang terlilit. Aktin merupakan suatu protein globular.
Fungsi mikrofilamen, yaitu :
Bergabung dengan protein lain membentuk jalinan tiga dimensi yang menyokong bentuk sel
Membentuk alur pembelahan sel
Menyebabkan lapisan sitoplasma luar memiliki kekentalan semipadat (gel)
c. Filamen intermediet (filamen antara)
Filamen intermediet adalah serabut protein dengan diameter 8-12 nm yang menggulung seperti kabel dan lebih tebal dari mikrofilamen. Filamen intermediet tersusun dari subunit protein yang disebut keratin, dan bersifat lebih permanen.
Fungsi filamen intermediet, yaitu :
Memperkuat bentuk sel
Menjaga kestabilan posisi organel tertentu
Tempat bertautnya nukleus.
17. C. Pinositosis
PEMBAHASAN :
• Difusi adalah proses pergerakan partikel, molekul, ion, gas, atau cairan dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah hingga tercapai suatu keseimbangan.
• Osmosis adalah proses bergeraknya molekul pelarut (air) dari larutan dengan konsentrasi rendah (hipotonik) ke larutan dengan konsentrasi yang lebih tinggi (hipertonik) melalui selaput selektif permeabel.
• Pinotosis terjadi saat fluida ekstraseluler masuk kedalam lipatan membran plasma yang membentuk vesikula kecil.
• Fagositosis terjadi saat sel menelan partikel padat (makanan) dengan pseudopodia, selanjutnya partikel dibungkus didalam kantong membran yang besar (vakuola)
• Kotransporadalah transpor aktif dari zat tertentu yang dapat menginisiasi transpor zat terlarut lainnya. Dilakukan oleh 2 protein transpor dengan ATP.
18. A. Krenasi
Pembahasan :
• Krenasi terjadi jika sel hewan berbeda pada larutan hipertonik (larutan pekat), maka air didalam sel akan keluar dari dalam sel, sehingga sel mengkerut.
• Lisis terjadi jika sel hewan berbeda pada larutan hipotonik, maka air dari luar sel akan masuk kedalam sel yang mengakibatkan sel membengkak bahkan pecah.
• Plasmolisis terjadi pada sel tumbuhan, alga, dan jamur yang memiliki dinding sel. Jika berada pada larutan yang hipertonik, air didalam sel keluar, sehingga sel mengkerut dan membran plasma akan tertarik menjauhi dinding sel.
• Turhid terjadi jika sel tumbuhan berada pada larutan yang hipotonik, maka kecenderungan air masuk kedalam sel akan diimbangi oleh dinding sel, sehingga sel akan membesar pada batas normal.
• Normal terjadi pada sel hewan yang tidak memiliki dinding sel. Jika berada pada larutan yang isotonik, volume sel hewan akan stabil
19. D. 2,4, dan 5
PEMBAHASAN :
• osmosis adalah proses bergeraknya molekul pelarut (air) dari larutan dengan konsentrasi rendah (hipotonik) ke larutan dengan konsentrasi yang lebih tinggi ( hipertonik) melalui selaput selektif permeabel.
20. E. Osmosis
Pembahasan :
• transpor aktif adalah transpor zat melalui membran yang melawan gradien konsentrasi (dari konsentrasi rendah ke yang lebih tinggi), sehingga memerlukan energi. Energi yang diperlukan berupa ATP (adenosin trifosfat). Transpor aktif meliputi pompa air, kontranspor, dan endositosis-eksositosis





Nomor 14: no. 1 ribosom, no. 2 ruang intrakrista, no. 3 matriks kristal, no. 4 DNA mitokondria
BalasHapusNomor 15: no. 1 tilakoid grana, no. 2, no. 3 membran luar, no. 4 ruang membran, no. 5 stroma
Hai kelompok 1 saya akan menambahkan pembahasan dari soal - soal diatas
BalasHapusNo. 14 kelompok 1 tidak memberikan pembahasan. Pada no 4 menunjukan bagian matriks, bagian dalam matriks banyak mengandung ribosom, protein, RNA dan DNA. oleh karena itu, mitokondria merupakan salah satu organel sel yang dapat mensintesis protein, selain inti sel atau nukleus dan retikulum endoplasma
No. 15 kelompok 4 tidak memberika pembahasan. pembahasan dari saya pada bagian No. 1 menunjukkan bagian tilakoid. Fotosintesis terjadi di daun pada bagian daun yang disebut kloroplas. Bagian - bagian kloroplas :
- Tilakoid adalah sistem membran dalam kloroplas ( tempat terjadinya reaksi terang ) memisahkan kloroplas menjadi ruang tilakoid dan stroma
No. 19 ada tambahan pembahasan yaitu Transpor pasif merupakan mekanisme transpor yang tidak memerlukan energi. Osmosis merupakan difusi air melalui selaput semipermeabel. Air akan bergerak dari daerah yang mempunyai konsentrasi larutan rendah ke daerah yang mempunyai konsentrasi larutan tinggi